Kamis, 25 April 2013

Habib Rizieq Syihab: Solusi Genocide Muslim Rohingya adalah Jihad.!

Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhammad Rizieq Syihab menegaskan bahwa solusi bagi Muslim Rohingya yang kini ditindas di Myanmar tidak lain, harus dengan berjihad.

Hal ini disampaikan Habib Rizieq Syihab dalam ijtimak Forum Umat Islam (FUI) dalam rangka membahas solidaritas untuk Muslim Rohingya.

“Penyelesaian Rohingya ini kalau tanpa jihad sudah tidak bisa. Mereka sudah sekian puluh tahun ditindas, dibunuh, terjadi genocide. Dan PBB pun mengakui kalau di sana terjadi genocide,” kata Habib Rizieq Syihab di markas syariah FPI, Jum’at (19/4/2013).

Ia mengungkapkan bahwa jumlah penduduk Muslim Rohingya di Myanmar terus berkurang. Hal ini lantaran upaya genocide terus dilakukan terhadap mereka.

“Dari empat juta warga muslim Arakan kini tinggal sekitar delapan ratus ribuan. Yang jadi pengungsi, ada yang dipenjara, dibunuh, diusir. Jadi genocide ini memang berjalan,” ungkapnya.

Maka, bila upaya genocide ini terus dibiarkan Muslim Rohingya akan musnah dari Myanmar.

“Kalau dibiarkan genocide ini akan benar-benar memusnahkan warga Muslim Rohingya. Artinya mereka terhapus dari bumi Myanmar, mereka terusir dan ini terus berlangsung,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, Habib Rizieq Syihab menyerukan agar kaum Muslimin di belahan bumi manapun untuk membela Muslim Rohingya.

Sementara kepada kaum Muslimin Rohingya, ia menyerukan agar terus berjihad fi sabilillah.

“Maka itu kita sudah sampaikan kepada tokoh-tokoh mereka, tidak ada jalan lain kecuali saudara-saudara kita di sana harus berjihad,” tandasnya.

Posting : R.E

MUI, FPI dan Ormas Islam se-bogor menolak Miss World 2013

Umat Islam Bogor yang terdiri dari para ulama, para umaro, para aktivis dakwah dari berbagai ormas dan lembaga Islam dengan tegas menyatakan penolakannya atas rencana digelarnya Miss World 2013, baik di Bogor maupun di seluruh wilayah Indonesia.


Para pimpinan ormas Islam itu dalam pernyataan sikapnya, meminta kepada pihak pemerintah, melalui Walikota Bogor, Bupati Bogor, Kapolres Bogor, Gubernur Jawa Barat, Kapolda Jawa Barat, maupun instansi lainnya agar tidak mengijinkan acara Miss World tersebut.

Ulama dan pimpinan ormas juga mengajak kepada seluruh umat Islam dimanapun berada khususnya wilayah Jawa Barat agar segera merapatkan barisan untuk menolak dengan tegas acara Miss World tersebut.

Kaum muslimin dan muslimat khususnya para remaja diserukan untuk memperkuat keimanan dengan tetap berpakaian secara sopan dan Islami, yakni dengan menutup aurat secara sempurna demi terwujudnya masyarakat beriman dan religius di Bogor Bersyariah.“Apabila penolakan dan permohonan kami tidak diindahkan oleh pemerintah sebagai pelindung dan pelayan rakyat, maka kami akan menggerakkan massa. “

Adapun umat Islam Bogor, dan pimpinan ormas Islam yang menyatakan penolakannya terhadap Miss Universe tersebut, diantaranya: Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor, Forum Umat Islam (FUI) Bogor, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Bogor, Persis Bogor, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Bogor, Front Pembela Islam (FPI) Bogor, DPD Muhammadiyah Bogor, DPD Garis Bogor, DPD HASMI Bogor, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bogor, Bulan Sabit Merah Bogor, Fos Armi Bogor dan ormas/lembaga Islam lainnya.

Seperti diketahui, Miss World 2013 akan digelar pada 28 September 2013 mendatang di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor Jawa Barat. Umat Islam Bogor sangat keberatan dengan diadakannya acara tersebut. Event internasional tersebut dinilai dapat merusak moral dan tata nilai budaya kehidupan masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim.

Miss World adalah kontes kecantikan yang dimulai di Inggris sejak tahun 1951 sebagai festival kontes bikini untuk menghormati pakaian renang yang baru diperkenalkan pada saat itu, tetapi disebut "Miss World" oleh media ketika itu. Dan sejak itulah Miss World digelar setiap tahun di berbagai negara. Dalam rangkaian acaranya, para wanita peserta Miss World diwajibkan untuk memakai bikini untuk mengumbar auratnya, sehingga semua peserta tidak bisa tidak harus melewati fase tersebut dan harus rela menampakkan aurat-auratnya.

Miss World sangat bertentangan dengan ajaran Islam yang mewajibkan pemeluknya untuk menutup aurat. Adanya acara tersebut sangat melecehkan harkat, martabat dan harga diri kehormatan wanita karena mengumbar auratnya di depan umum.

Posting : R.E

Habib Rizieq Syihab Lc.MA : Syariat Islam Aceh Ujian Bagi Indonesia.

Pemberlakuan syariat Islam di Aceh merupakan ujian bagi Indonesia. Jika gagal di Aceh, maka akan menjadi preseden buruk bagi daerah lain yang menginginkan pemberlakuan syariat Islam. Sebaliknya, jika syariat Islam berjalan dengan baik di Aceh, maka provinsi lain akan meniru langkah Aceh.

Demikian, antara lain, penegasan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI), Habib Rizieq dalam Seminar Syariat Islam Penyelamat Umat Dunia Akhirat di Asrama Haji Banda Aceh, Minggu (21/4). Narasumber lain yang berbicara di depan ratusan kader FPI se-Aceh adalah Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh yang diwakili oleh Kepala Bidang Bina Hukum, Dr Munawar Djalil MA.

Habib Rizirq bicara berapi-api dalam pertemuan sekitar tiga jam itu. Ia menyampaikan materi terkait UUD 1945, konstitusi negara yang membolehkan syariat Islam berlaku di Indonesia. Ia ingin syariat Islam bukan hanya untuk Aceh saja, tetapi berlaku pula untuk provinsi lain di Indonesia. Pemberlakuan syariat Islam tidak akan mengganggu hak nonmuslim.

Saat ia katakan bahwa Aceh harus bersyariat Islam serta menjadi contoh bagi daerah lain, suara teriakan Allahu akbar dari peserta seminar di dalam ruangan asrama haji. Menurut Habib Rizieq, di Indonesia hukum pidana Islam belum berjalan, karena di Jakarta pemerintahnya belum bersyariat.

Oleh karena itu, pilih pemimpin atau anggota legislatif orang yang prosyariat Islam. “Kalau pemerintah dan legislatifnya orang yang pro syariat, maka insya Allah, syariat Islam akan menjadi landasan utama di Indonesia,” ujar Habib.

Aceh, kata Habib Rizieq barlabel Serambi Mekkah dan tempat Islam pertama datang. Mestinya Aceh menjadi imam dan lokomotif untuk mengajak provinsi lain menerapkan syariat Islam. “Kenapa pelaksanaan syariat Islam di Aceh penting, karena ini menjadi contoh di tingkat nasional. Kalau gagal, maka menjadi modal bagi kelompok antisyariat Islam untuk mengatakan pada daerah lain tak perlu minta syariat Islam. “Saya ajak seluruh konponen di Aceh jangan tinggalkan DSI untuk penerapan syariat Islam. Penerapan syariat Islam wajib berhasil,” katanya.

Menurut Habib, alasan yang sering dilontarkan bahwa syariat Islam melanggar HAM, tidak mendasar. Dalam konstitusi NKRI penerapan syariat Islam adalah konstitusional. “Syariat Islam harus berlaku di seluruh Indonesia untuk menuju NKRI bersyariat,” ujarnya.

Sebelumnya, Kabid Bina Hukum DSI Aceh, Dr Munawar Djalil memaparkan realitas penerapan syariat Islam di Aceh.

DSI, menurutnya, sudah membuat berbagai regulasi agar syariat Islam bisa berjalan sebagaimana mestinya. Tetapi, kalau implementasinya berjalan lamban maka DSI yang disalahkan. Padahal, penerapan syariat Islam menjadi tanggung jawab bersama.

Realitas lainm, ujar Munawar, pelaksanaan syariat Islam di Aceh banyak tantangan dari masyarakat Aceh sendiri dan pihak luar terutama opini sisi buruk syariat Islam. Ancaman syariat Islam yang disuarakan oleh kelompok antisyariat, antara lain, syariat Islam tidak relevan dengan kondisi zaman, tidak manusiawi, fan melahirkan masyarakat tanpa dosa dan syariat Islam mengancam integrasi nasional.

“Syariat Islam tidak mengedepankan sanksi dan tidak mengancam integrasi nasional,” ujar Munawar. Habib Rizieq berada di Aceh selama dua hari. Pada Minggu (21/4) malam ia mengisi tablig akbar di Dayah Tgk Chik di Leupung, Desa Ateuk Lam Ura, Kecamatan Simpang Tiga, Aceh Besar, dan pada tanggal 22 April 2013 mengisi tablig akbar di Bireuen.

Serambi Indonesia
Posting : R.E

Jumat, 19 April 2013

MUI Dukung FPI Buru Pelecehan Gerakan Shalat.

Front Pembela Islam (FPI) akan turun tangan mencari pemeran video pelecehan gerakan salat yang kini beredar di situs Youtube.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Bidang Seni Budaya A Cholil Ridwan menyetujui tindakan FPI asalkan sesuai aturan.

"Selama tidak anarkis, tidak dengan kekerasan fisik, saya setuju. Misalnya mereka bawa kasus ini ke kepolisian atau ke pengadilan, itu tidak masalah selama tidak main hakim sendiri," ujar Cholil saat dihubungi Okezone, Kamis (18/4/2013).

Dikatakan Cholil, jika aparat yang berwenang, yakni Polisi tidak mengambil tindakan CEPAT terhadap kelima siswi SMA tersebut, maka sudah menjadi kewajiban setiap muslim untuk turut campur mendesak pelaku untuk segera dihukum.

"Jika aparat tidak cepat bergerak, tidak hanya FPI, setiap muslim berhak membela Islam, mereka sudah menistakan agama," ucapnya.

Lanjut Cholil, jika Kelima siswi berseragam olahraga bertuliskan "SMA Negeri 2 Toli-Toli" itu terbukti dengan sengaja melakukan gerakan pelecehan salat, maka kelimanya dapat disangkakan Pasal 156a sebagaimana diundangkan dalam Undang-Undang Nomor 5/PNPS/1969 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan Penodaan Agama.

"Itu harus diinvestigasi dulu, harus dipanggil, ditanyakan kenapa mereka melakukan itu. Tidak bisa mereka mempermainkan salat, mereka bisa dihukum pidana dengan dijerat Undang-Undang penistaan agama," tegasnya.

Sekedar diketahui, video yang diunggah oleh Muhammad Fadil menggambarkan lima siswi berbaris layaknya akan melakukan ibadah salat berjamaah.

Salah seorang siswi yang menjadi imam kemudian membacakan surat Alfatihah. Namun di tengah membaca surat tersebut, terdengar musik dari Marron 5 berjudul One More Night.

Bukannya meneruskan bacaan salat, sang imam justru bergoyang dan ikuti oleh siswi di belakangan. Saat musik berhenti, imam dan jamaah salat ini kembali ke barisan dan kembali meneruskan bacaan salat.

Aksi ini berlangsung hingga salat tersebut selesai. puluhan ribu pengunjung Youtube telah melihat video tersebut. Komentar beragam pun diberikan pengunjung laman itu.

Posting : R.E

Habib Rizieq Instruksikan Usut Video Pelecehan Sholat

Ketua umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab memerintahkan seluruh jajaran FPI Sulawesi Tengah dan FPI Toli-Toli untuk mengusut tuntas siapa saja yang terlibat dalam pembuatan dan penayangan video pelecehan Sholat yang melibatkan sejumlah Siswi di Toli-Toli.

"Sejumlah Siswi SMA 2 Toli Toli melakukan pelecehan agama Islam dengan menggabungkan tata cara sholat umat Islam dengan gaya dancing kafir. Wajib ditindak FPI Sulawesi Tengah dan FPI Toli-Toli untuk menjadi pelajaran semua pihak. Datangi Kepala Sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan setempat serta Kanwil Agama dan aparat keamanan. Cari dan periksa serta tuntut siapa otaknya." demikian instruksi Habib Rizieq yang juga diterima Suara Islam Online pada Kamis (18/4/2013).

Seperti diketahui, sebuah tayangan berjudul “Kelakuan Siswa SMA 2 Toli-Toli” yang dimuat di laman Youtube telah membuat masyarakat resah. Video yang diunggah pada 16/4/2013 tersebut berdurasi sekitar 5 menit itu berisi 5 orang siswi menggunakan seragam olah raga bertuliskan SMA 2 Tolitoli di bagian punggung sedang berada di ruang kelas mempraktikkan shalat, melantunkan ayat sambil disertai joget-joget dan tarian mengikuti lagu.

Suara-Islam.com
Posting : R.E

FPI, NU, Lembaga Dakwah dan MUI datangi kantor TRANS 7

Seperti yang telah di ketahui bahwa program Khazanah beberapa waktu lalu menayangkan episode yang bertajuk bertajuk Sholawat. Namun ada sedikit yang aneh dan bisa dibilang "lucu" bila kita cermati dan hal ini merupakan pembodohan bagi
orang yang menontonnya. 
 
Wanita penyiar yang membaca ilustrasi dalam tayangan KHAZANAH itu menjelaskan tentang macam-macam sholawat yang diamalkan oleh umat Islam yang sejatinya menurut mereka merupakan bid’ah yang diliputi khurafat dan takhayul yang sesat karena tidak sesuai tuntunan Rasulullah Saw (Penyiar mengucapkan kalimah Shalallahu ‘alaihi wassalam pun dengan makraj dan tajwid yang payah yang membuat para sufi ketawa gaduh-pen). Sholawat yang dibaca dalam khasidah-khasidah apalagi dengan iringan rebana dan goyangan badan orang-orang yang bersholawat, adalah bid’ah dlolalah yang potensial musyrik, menurutnya.

Terlebih aneh dan sangat "lucu" lagi ketika kita mendengar uraian penyiar wanita itu. Sewaktu penyiar wanita itu menguraikan asal-muasal Sholawat Badar. Dikisahkan, bahwa sholawat Badar dimulai tahun 1960-an ketika seorang kyai bermimpi melihat para habib yang berpakaian hijau mengumandangkan sholawat badar. Isteri kyai bersangkutan juga bermimpi ketemu Rasulullah Saw. Lalu kyai itu menghadap seorang habib yang dikenal ahli kasyaf, disebutkan bahwa habib itu membenarkan mimpi kyai dan isterinya. Itu sebabnya, sholawat yang disebut sholawat badar itu sangat baik diamalkan, terutama untuk membangkitkan semangat umat Islam yang dewasa itu ditekan oleh aksi-aksi PKI.

Menanggapi permasalahan tayangan KHAZANAH di trans 7 yang beberapa tayangannya sempat mnimbulkan keresahan di tengah masyarakat indonesia khususnya Ahlussunnah wal Jama'ah, yang berkaitan dengan masalah TAWASSUL, ZIAROH KUBUR & SHOLAWAT ... sore kemarin KPI mngadakan pertemuan antara pihak TRANS 7 ( selaku yag menayangkan program KHAZANAH ), MUI & pihak Front Pembela Islam sebagai perwakilan dari ASWAJA yang keberatan dengan penayangan tersebut diantaranya :

1. KH Muhammad Thobary Syadzily

2. Habib Mustofa Al Jufri ( Mampang )

3. Habib Fachry Jamalullail

4. Kyai Ibnu Mas'ud

Dan dari pertemuan tersebut menghasilkan Hasil bahwasannya :

1. Pihak TRANS 7 meminta maaf apabila di dalam penayangan program KHAZANAH berkaitan dgn TAWASSUL, ZIAROH KUBUR & SHOLAWAT ada kesalahan baik Narasi & visual yg mnyinggung dan mnyakiti ummat Islam khususnya AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH..

2. Pihak TRANS 7 akan mngadakan perbaikan ke depannya sehingga lebih berhati" dlm mmbahas suatu masalah di dlm penayangan KHAZANAH

3. Pihak TRANS 7 berjanji selambat"nya sampai dgn pertengahan bulan mei disalah satu penayangan KHAZANAH mereka akan menayangkan ttg manfaat TAWASSUL, ZIAROH KUBUR, SHOLAWAT juga MAULID NABI sbagai jawaban dr keresahan ummat & bukti bahwasannya itu smua bukanlah perbuatan SYIRIK ....

4. Pihak TRANS 7 akan memperbaiki narator selaku pengisi suara di KHAZANAH dgn yg lebih fasih bacaannya dari segi tajwidnya

Khusus untuk poin ke 3, kami mengharapkan kpd smua jama'ah utk sama sama mnunggu , melihat & membuktikan janji mereka yg diucapkan didepan kami, KPI, Lembaga Da'wah NU & MUI & FPI

Dan Alhamdulillah Program Khazanah yang di tayangkan oleh Trans 7 setiap hari senin sampai jumat pukul 05.30 menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepada seluruh umat Islam.

Karena ingkar janji Wali kota Depok dilabrak FPI

Sebanyak 15 orang dari Front Pembela Islam (FPI) siang tadi mendatangi Kantor Wali Kota Depok di Jalan Margonda, Depok, Jawa Barat. Mereka langsung menuju ruang Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail.

Anggota FPI ini datang sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka tersulut emosi karena kafe dan warung remang-remang di kawasan Pondok Rangon, Harjamukti, Depok, Jawa Barat tak kunjung dibongkar.

Laskar FPI ini dipimpin langsung oleh Ketua FPI Depok Habib Idrus Al Gadri. Para anggota FPI ini berteriak-teriak meminta Nur Mahmudi keluar dari ruangannya.

"Saat kami datang, pintu ruangan kerja Nur Mahmudi langsung dikunci. Kami sempat nungguin sampai pukul 13.00 WIB," kata Habib Idrus kepada merdeka.com, Rabu (17/4).

Idrus geram karena Pemkot Depok tak kunjung membongkar warung remang-remang tersebut. Padahal, sesuai janjinya akan membongkar awal bulan ini.

"Sampai kami ultimatum pada 15 April lalu juga tak kunjung membongkar. Kami menduga ada orang Pemda yang main. Karena omzet warung dan kafe itu per malemnya bisa mencapai Rp 20 juta," ujarnya.

Setelah bertahan lama di depan kantor wali kota, FPI kemudian ditemui oleh salah satu sekretaris wali kota. Menurut Idrus, wali kota sepakat untuk membongkar warung-warung remang itu pada 24 April nanti.

Posting : R.E